Para Pengrajin Kami

Ahli Tanah Liat dan Kerajinan

Di balik setiap karya Cerita Ceramic terdapat tangan-tangan terampil yang dibimbing oleh tradisi berpuluh tahun dan semangat yang tak tergoyahkan.

Siapa Kami

Komunitas pengrajin yang berdedikasi

Pengrajin kami adalah jantung dari Cerita Ceramic. Setiap pengrajin membawa latar belakang yang unik — dari pelatihan seni rupa formal hingga pengetahuan yang diwariskan turun-temurun dari generasi pembuat gerabah di desa. Yang menyatukan mereka adalah komitmen bersama terhadap kualitas, keaslian, dan warisan hidup seni keramik Indonesia.

6+

Pengrajin Master

50+

Tahun Pengalaman Gabungan

3

Tradisi Regional

100%

Buatan Tangan

Proses Kerajinan

Dari tanah mentah ke karya jadi

01

Pemilihan Tanah Liat

Kami mengambil tanah liat stoneware premium dari pemasok lokal di Jawa, memilih bahan berdasarkan tekstur, plastisitas, dan kekuatan setelah dibakar.

02

Pembentukan

Setiap karya diputar di atas roda atau dibentuk dengan tangan menggunakan teknik coiling dan slab tradisional, tergantung bentuk dan visi pengrajin.

03

Pembakaran Bisque

Setelah dikeringkan perlahan untuk mencegah retak, karya dibakar dalam kiln pada 1000°C untuk mengeraskan tanah liat sebelum diglasir.

04

Glasir & Pembakaran Akhir

Glasir — banyak yang dibuat sendiri dari mineral alami — diaplikasikan dengan tangan sebelum pembakaran glasir akhir pada 1200–1280°C.

Spesialisasi

Repertoar kerajinan kami

Putar Roda

Teknik pembuat gerabah klasik — memusatkan tanah liat di atas roda yang berputar untuk membentuk karya yang simetris dan anggun.

Pembentukan Tangan

Teknik pinch, coiling, dan slab untuk karya patung dan asimetris yang merayakan sentuhan manusiawi.

Glasir Alami

Glasir yang diformulasikan dari abu kayu, oksida besi, dan mineral lokal menciptakan permukaan dengan kedalaman dan variasi organik.

Motif Warisan

Motif terinspirasi batik, bunga Jawa, dan tekstur tenun Lombok yang diaplikasikan dengan kuas halus.